OVERVIEW
Rekam Skena × Bioskop Musik Pehagengsi merupakan kolaborasi untuk menghadirkan kembali Bioskop Musik dalam rangkaian Cherry District — Road to Cherrypop 2026.
Ini menjadi seri ketiga Bioskop Musik Pehagengsi sejak pertama kali digelar pada 2019 di Toko Musik Podomoro, Kedai Kebun Forum Yogyakarta, dan berlanjut pada 2022 dengan 10 film musik, termasuk Jogja Underground Part. 1 (2001).
Pada edisi ini, kami membuka open call untuk film dan karya video musik. Dari respons yang masuk, 23 karya dipilih untuk diputar selama lima hari, menyertai acara utama merchandising dan berbagai aktivitas pendukung seperti lapak merchandise, buku, talks, karaoke, DJ set, dan live music.
CONTEXT
Bioskop Musik berangkat dari ketertarikan untuk melihat musik melalui medium audiovisual sekaligus membaca kebudayaan yang tumbuh di sekitarnya.
Setelah beberapa tahun tidak hadir, edisi 2026 menjadi kesempatan untuk melihat kembali bagaimana film musik dan video musik berkembang hari ini. Open call digunakan sebagai cara untuk membuka pintu lebih luas terhadap karya-karya baru dan melihat apa yang sedang diproduksi oleh para pembuat karya di berbagai tempat.
APPROACH
Kami mempertemukan film, musik, arsip, dan kultur pop dalam satu ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai bioskop.
Melalui open call, kurasi 23 karya, pemutaran, dan diskusi harian, penonton diajak melihat musik dari berbagai perspektif audiovisual. Program kemudian diperluas dengan merchandise, buku, talks, karaoke, DJ set, dan live music untuk menciptakan pengalaman yang lebih dekat dengan ekosistem pop kalcer yang sedang dibicarakan.
OUTPUT
- 23 film dan karya video musik hasil open call.
- Pemutaran selama 5 hari dari 10 hari acara.
- Diskusi setelah setiap rangkaian pemutaran.
- Lapak merchandise dan buku.
- Talks, karaoke, DJ set, live sablon dan live music.
- Kolaborasi Rekam Skena × Bioskop Musik Pehagengsi dalam rangkaian Road to Cherrypop 2026.
IMPACT
Cherry District berlangsung selama 10 hari dan mencatat 14.228 pengunjung secara keseluruhan. Sementara itu, ruang bioskop mencatat kisaran 10–20 penonton per pemutaran selama program berlangsung.
Angka tersebut menunjukkan sesuatu yang lebih menarik daripada sekadar jumlah penonton: masih ada rasa ingin tahu terhadap film dan video musik ketika musik digunakan sebagai pintu masuk untuk membaca kultur pop hari ini.
Bagi kami, Bioskop Musik kembali menjadi ruang untuk melihat bagaimana musik direkam, dibayangkan, diproduksi, dan dirayakan melalui gambar.
ARCHIVE
Photos · Films · Open Call · Talks · Posters · Press · Documentation (klik dan cek deskripsi di youtube di bawah ini)