Creative Producer berbasis di Yogyakarta-Cirebon, bekerja dengan brand & komunitas lintas kota melalui pendekatan storytelling-archive berbasis budaya.

Festival Komunitas Seni Media 2025 "Rentang Lawang"

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia — Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Direktorat Pengembangan Budaya Digital
Cirebon · Juni 2025 - Februari 2026

ROLE
Publication Manager · Public Engagement Lead by Rifqi Mansur Maya

TEAM
Rifqi Mansur Maya, Nugi Maulana Nurzahid, Adam Sudewo, Sedaya Studio, Fathan Mubarak, Rasyid, Rifat, Rifai Hasan, Thifal Islami (Legacy Circle) dan kamu, warga Cirebon.

OVERVIEW
Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2025 merupakan festival seni media yang mempertemukan seniman, komunitas, karya, dan publik di Cirebon. Pehagengsi terlibat dalam pengelolaan publikasi dan keterlibatan publik untuk membangun komunikasi festival sekaligus menghubungkan berbagai program dengan audiensnya.

CONTEXT
FKSM 2025 berlangsung selama tujuh hari di Pelabuhan Muara Jati, Cirebon, menghadirkan 90 seniman, 23 karya seni, dua pertunjukan khusus, serta berbagai aktivitas publik.

Dengan skala program dan ruang festival yang luas, tantangannya bukan hanya menyampaikan informasi mengenai apa yang berlangsung, tetapi membuat publik dapat memahami, mengikuti, dan mengalami festival sebagai sebuah cerita yang utuh.

APPROACH
Pehagengsi mengembangkan pendekatan publikasi yang berjalan beriringan dengan pengalaman festival di lapangan.

  • Merancang komunikasi publik yang menerjemahkan program dan karya ke dalam bahasa yang lebih mudah diakses.
  • Mengelola publikasi dan informasi selama rangkaian festival berlangsung.
  • Mendokumentasikan aktivitas, karya, dan interaksi publik sebagai bagian dari narasi festival.
  • Mengembangkan keterlibatan publik melalui komunikasi dan aktivitas yang menghubungkan pengunjung dengan program.
  • Membaca dinamika festival secara langsung untuk menghasilkan komunikasi yang relevan dengan situasi di lapangan.

OUTPUT

  • Strategi dan pengelolaan publikasi festival.
  • Materi komunikasi dan publikasi program.
  • Dokumentasi karya, program, seniman, dan aktivitas publik.
  • Aktivasi dan keterlibatan publik selama festival.
  • Arsip visual dan komunikasi FKSM 2025 dalam katalog dan jurnal.
  • Festival berlangsung selama 7 hari dengan 90 seniman, 23 karya, dan 2 pertunjukan khusus.

IMPACT
FKSM 2025 menarik sekitar 28.000+ pengunjung selama tujuh hari penyelenggaraan. Publikasi dan keterlibatan publik membantu membawa berbagai karya dan program keluar dari konteks teknis penyelenggaraan menjadi pengalaman yang dapat diikuti dan dipahami oleh publik.

Bagi Pehagengsi, project ini menjadi praktik bagaimana komunikasi tidak berhenti pada penyebaran informasi, tetapi menjadi bagian dari cara sebuah festival membangun hubungan dengan audiensnya.

ARCHIVE
Copyright © Cultural Marketing Studio | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com